"Surat dakwaan telah diterbitkan oleh kantor kejaksaan setempat terhadap 15 orang," ujar Kepala Kejaksaan Teheran, Jafari Dolatabi seperti diberitakan kantor berita Fars dan dilansir AFP, Selasa (13/12/2011).
"Orang-orang tersebut diduga mata-mata yang bekerja bagi AS dan Israel," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas Iran sendiri beberapa kali telah mengumumkan bahwa pihaknya berhasil menangkap sejumlah orang yang diduga mata-mata AS. Namun seringkali tidak dijelaskan lebih lanjut kapan penangkapan tersebut dilakukan.
Pada Mei lalu, Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan 30 orang yang diduga mata-mata dari badan intelijen AS, CIA. Mereka dituduh melakukan spionase dan sabotase di Iran.
Iran seringkali menuduh AS berusaha melemahkan rezim pemerintahan mereka melalui serangkaian operasi rahasia. Melalui operasi rahasia tersebut, AS berupaya mengumpulkan informasi mulai dari soal infrastruktur, fasilitas pertahanan hingga nuklir yang ada di Iran.
Bukti lain dari keberadaan operasi rahasia AS di Iran terungkap pekan lalu saat Iran memamerkan pesawat pengintai AS yang diklaim berhasil ditembak jatuh militer Iran. Atas hal ini, Presiden AS Barack Obama telah meminta pemerintah Iran untuk mengembalikan pesawat tanpa awak tersebut.
(nvc/ita)











































