"Mungkin Amerika telah memutuskan untuk memberikan kami pesawat mata-mata ini," kata Ahmadinejad dalam sebuah wawancara di stasiun televisi Venezuela, seperti diberitakan usatoday.com, Selasa (13/12/2011).
"Kami sekarang memiliki kontrol atas pesawat ini," tambahnya.
Berbicara melalui seorang penerjemah, Ahmadinejad mengatakan pihaknya memiliki orang-orang yang mampu mengendalikan pesawat siluman tersebut.
"Ada orang-orang di sini yang telah mampu mengendalikan pesawat mata-mata ini, yang pasti dapat menganalisis sistem pesawat ini juga. Bagaimanapun, kami sekarang memiliki pesawat mata-mata," cetusnya.
Stasiun TV Iran pada Senin, 12 Desember kemarin memberitakan bahwa para ahli Iran tengah dalam tahap akhir pengambilan data-data dari pesawat tak berawak RQ-170 tersebut. Pemerintah Teheran telah menyebut penyitaan pesawat tersebut sebagai kemenangan bagi Iran. Pesawat yang jatuh di Iran baru-baru itu telah dipamerkan oleh stasiun TV Iran.
Pejabat-pejabat AS mengklaim bahwa pesawat canggih tersebut mengalami kerusakan sehingga jatuh di Iran. Namun pihak Iran mengklaim telah menembak jatuh pesawat yang mampu menghindari radar tersebut.
(fiq/ita)











































