Seperti diberitakan AFP, Selasa (13/12/2011), partai Liga Nasional Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi dicopot dari statusnya sebagai partai politik oleh junta militer pada tahun lalu setelah melakukan pomboikotan pemilu dengan menyebut pemilu tersebut tidak adil.
Sebuah pengumuman di surat kabar pemerintah menyebutkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat telah menyetujui pendaftaran NLD untuk melakukan pendaftaran ulang sebagai partai politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suu Kyi mengatakan dirinya siap mengikuti pemilu mendatang, meskipun belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pelaksanaan pemilu tersebut.
Suu Kyi menjelaskan, partainya telah memilih gambar seekor burung merak yang menatap bintang putih sebagai simbol baru partainya. Lambang tersebut menggantikan simbol topi bambu yang saat ini telah digunakan oleh kelompok sempalan yang berpartisipasi pada pemilu tahun 2010 kemarin.
Partai Suu Kyi memenangkan pemilu 1990 lalu namun tidak pernah diizinkan oleh para jenderal untuk mengambil alih kekuasaan. Ikon demokrasi Myanmar itu telah menghabiskan sebagian besar waktunya selama dua dekade terakhir dalam tahanan. Wanita itu baru dibebaskan hanya beberapa hari setelah pelaksanaan pemilu 2010.
(fiq/ita)











































