Obama Minta Iran Kembalikan Pesawat Siluman AS

Obama Minta Iran Kembalikan Pesawat Siluman AS

- detikNews
Selasa, 13 Des 2011 09:49 WIB
Obama Minta Iran Kembalikan Pesawat Siluman AS
Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk pertama kalinya mengakui bahwa pesawat tanpa awak AS berada di tangan Iran. Obama pun mengatakan bahwa pemerintah AS telah meminta pemerintah Iran untuk mengembalikan pesawat pengintai canggih tersebut.

"Kami telah memintanya kembali. Kita akan lihat bagaimana Iran merespons," kata Obama dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri (PM) Irak Nuri al-Maliki seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (13/12/2011).

Pernyataan itu merupakan konfirmasi terbuka pertama yang disampaikan pemerintahan Obama bahwa pesawat siluman itu memang milik AS. Sebelumnya pemerintah Iran telah menyatakan bahwa pesawat mata-mata itu ditembak jatuh oleh militer Iran saat melintasi wilayah negeri republik Islam itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Obama tak mau berkomentar lebih jauh mengenai misi pesawat tak berawak itu ataupun mengapa pesawat yang berbasis di Afghanistan itu bisa jatuh di wilayah Iran.

"Mengenai keberadaan pesawat tanpa awak itu di Iran, saya tak akan berkomentar seputar masalah intelijen yang sifatnya rahasia," tutur Obama.

Senada dengan Obama, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan bahwa pemerintah AS telah menyampaikan "permintaan resmi" kepada Teheran untuk menyerahkan pesawat pengintai itu. Namun mantan ibu negara AS itu meragukan Iran akan bersedia melakukannya.

"Mengingat perilaku Iran hingga saat ini, kami kira mereka tidak akan menuruti," ujar Hillary kepada para wartawan.

Pejabat-pejabat AS telah mengatakan, pesawat pengintai tak berawak, RQ-170 Sentinel yang dirancang untuk menghindar dari radar itu, tengah dalam misi CIA ketika hilang beberapa hari lalu. Iran awalnya mengklaim telah menembak jatuh pesawat siluman AS tersebut. Namun kemudian Iran mengklaim bahwa militernya berhasil meretas sistem kendali penerbangan pesawat tersebut.
(ita/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads