Wanita yang bernama Amina binti Abdulhalim Nassar tersebut dieksekusi mati di wilayah Jawf karena "berlatih ilmu sihir dan ilmu hitam," ujar salah seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi dalam pernyataan kepada kantor berita Saudi Press Agency (SPA) dan dilansir AFP, Senin (12/12/2011). Tidak disebutkan detail perbuatan wanita tersebut.
Tidak diketahui berapa banyak perempuan yang telah dieksekusi mati di Arab. Namun pada Oktober lalu, seorang perempuan dihukum penggal karena membunuh suaminya dengan membakar rumahnya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Amnesty International, Arab Saudi merupakan salah satu negara yang menentang resolusi Majelis Umum PBB pada Desember lalu yang menyerukan moratorium eksekusi mati di seluruh dunia.
Semua pelaku tindak pemerkosaan, pembunuhan, pengingkaran terhadap agama, perampokan bersenjata dan perdagangan narkoba di Arab Saudi pasti terancam hukuman mati yang ditetapkan menurut syariah Islam.
(nvc/ita)











































