Menurut kelompok HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/12/2011), mereka semua tewas dalam sehari, yakni pada Jumat, 9 Desember kemarin.
Dalam statemennya, kelompok tersebut menyatakan, 12 orang tewas termasuk dua bocah berumur 10 tahun dan 12 tahun di Kota Homs. Kota tersebut selama ini menjadi salah satu basis para demonstran antipemerintah yang menuntut pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan, setidaknya 4.400 orang telah tewas di Suriah selama pergolakan yang terjadi 9 bulan ini.
Pada Jumat, 9 Desember, kelompok oposisi Dewan Nasional Suriah mengingatkan kemungkinan terjadinya penyerangan besar-besaran oleh pasukan Suriah di Homs. Serangan itu akan dilancarkan sebagai balasan atas apa yang disebut oleh rezim Suriah sebagai "serangan teroris" terhadap jaringan pipa minyak pada Kamis, 8 Desember.
(ita/ita)











































