Menurut media Jepang, Kyodo News seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/12/2011), Dubes Yoshio Tamura dituduh telah meraba-raba tubuh seorang wanita muda Kroasia pada April 2010 lalu.
Saat itu, wanita tersebut baru bekerja di kedutaan Jepang di Kroasia. Pelecehan seksual itu terjadi ketika Tamura dan korban sedang duduk di kursi belakang mobil saat mereka dalam perjalanan untuk urusan resmi pekerjaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tamura diangkat menjadi Dubes Jepang untuk Kroasia pada Maret 2009 lalu. Kementerian Luar Negeri Jepang akhirnya memutuskan untuk memecat Tamura setelah melakukan penyelidikan atas dugaan-dugaan tersebut.
Sebelum menjadi dubes, Tamura merupakan pejabat di Kementerian Keuangan Jepang dan pernah pula menjabat sebagai Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang.
(ita/ita)











































