Kepolisian Virginia seperti dilansir AFP, Sabtu (10/12/2011) menyatakan, Ashley merupakan mahasiswa paruh waktu di Radford University yang berdekatan dengan Virginia Tech. Menurut kepolisian, tidak ada hubungan antara Ashley dan perwira polisi kampus Deriek Crouse yang tewas ditembak Ashley.
Polisi yang tewas tersebut merupakan veteran tentara AS yang telah empat tahun bertugas di Virginia Tech. Pria berumur 39 tahun itu merupakan ayah dari lima anak. Saat kejadian tersebut, Crouse sama sekali tak sempat membalas tembakan atau menggunakan pistolnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika polisi itu mendekati Ashley, pemuda itu telah tewas dengan luka tembakan yang tampaknya dilakukannya sendiri. "Jadi sebenarnya tak ada orang yang menyaksikan dia mengakhiri nyawanya," ujar Geller.
Otopsi akan dilakukan terhadap jenazah Crouse dan Ashley. Otoritas setempat saat ini terus menyelidiki peristiwa itu.
Peristiwa ini membangkitkan kenangan pahit akan pembantaian di kampus tersebut pada April 2007 lalu yang menewaskan 32 orang. Pelakunya, Seung-Hui Cho, seorang mahasiswa Virginia Tech asal Korea Selatan juga tewas bunuh diri dalam aksi penembakan massal terburuk dalam sejarah modern Amerika itu.
(ita/ita)











































