Menteri Kesehatan Publik India Subrata Mukherjee mengatakan, para anggota staf senior RS tersebut tampaknya langsung kabur begitu kebakaran terjadi. Mereka meninggalkan begitu saja para pasien yang kebanyakan sedang dibius, sudah tua ataupun lemah.
"Mengerikan karena otoritas RS tidak melakukan upaya apapun untuk menyelamatkan para pasien yang terperangkap," cetus Mukherjee seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran ini terjadi pada Jumat, 9 Desember sekitar pukul 3 dini hari saat sebagian besar pasien RS sedang lelap tertidur. Komisioner Kepolisian Kolkata Damayanti Sen mengatakan, 89 orang telah dipastikan tewas dalam peristiwa itu.
Atas kejadian itu, enam orang termasuk manajer RS tersebut telah ditangkap.
Penyelidikan awal menunjukkan kobaran api bermula dari lantai bawah tanah tempat disimpannya barang-barang yang mudah terbakar seperti tabung oksigen. Sebagian besar korban tewas adalah para pasien yang mati lemas setelah menghirup asap tebal.
(ita/ita)











































