Warga Kanada Didakwa Bantu Serangan Bom Bunuh Diri di Irak

Warga Kanada Didakwa Bantu Serangan Bom Bunuh Diri di Irak

- detikNews
Sabtu, 10 Des 2011 07:07 WIB
Jakarta - Seorang warga Kanada didakwa sebagai pihak yang membantu serangan bom bunuh diri di Irak. Serangan bom bunuh diri yang dilakukan pada tahun 2009 tersebut menewaskan 5 orang tentara Amerika Serikat.

Juru bicara Kantor Jaksa AS di Brooklyn mengatakan bahwa warga Kanada asal Irak, Faruq Khalil Muhammad Isa, ditangkap dan ditahan di Kanada pada bulan Januari 2011 atas keterlibatannya dalam serangan bom bunuh diri. Isa didakwa karena telah mengkoordinasi perjalanan empat pelaku bom bunuh diri dari Tunisia ke Irak pada Maret 2009 untuk melakukan serangan dekat pangkalan militer Amerika di Mosul, Irak.

"Isa bertanggung jawab atas terbunuhnya 5 tentara Amerika, serta bersekongkol untuk membunuh orang Amerika di luar negeri dan memberikan dukungan materi kepada konspirasi itu," menurut surat dakwaan yang dikutip detikcom dari Reuters, Sabtu (10/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah serangan itu, Isa terus berkomplot untuk membunuh orang Amerika dan polisi Irak," lanjut surat dakwaan tersebut.

Serangan itu menewaskan lima tentara AS: Staf Sersan Gary Woods dari Kentucky, Sersan Pertama Bryan Hall dari California, Sersan Edward Forrest Jr dari Missouri, Kopral Jason Pautsch dari Iowa dan Prajurit Bryce Gaultier California.


(van/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads