Menurut direktur umum pemadam kebakaran daerah tersebut, D.P. Biswas, penyebab meninggalnya para korban adalah karena menghirup asap kebakaran.
"Para korban meninggal karena menghirup asap," jelas Biswas, seperti dikutip detikcom dari CNN, Sabtu (10/12/2011).
Ironisnya, penyebab banyaknya jumlah pasien rawat inap yang menjadi korban adalah akibat ditinggal oleh petugas rumah sakit. Akibatnya, terdapat enam orang manajer rumah sakit ditahan oleh penyidik.
"Mereka ditahan karena kelalaian," kata Pejabat Layanan Darurat dan Kebakaran daerah Bengal Barat, Javed Ahmed Khan.
Diantara korban meninggal, terdapat seorang dokter dan dua orang pelayan rumah sakit. Selain itu, 60 orang lainnya mengalami luka serius.
Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan pelanggaran prosedur keamanan wilayah basement.
Pihak berwenang menemukan fakta bahwa ruang bawah tanah rumah sakit tersebut digunakan sebagai tempat parkir kendaraan, rumah pasokan medis dan juga sebagai departemen onkologi.
"Ini merupakan pelanggaran (dari norma-norma keselamatan) dan izin mereka akan dicabut," kata Khan.
(van/van)











































