Kebakaran di RS India, Korban Tewas Bertambah Jadi 61 Orang

Kebakaran di RS India, Korban Tewas Bertambah Jadi 61 Orang

- detikNews
Jumat, 09 Des 2011 15:59 WIB
Kebakaran di RS India, Korban Tewas Bertambah Jadi 61 Orang
New Delhi - Korban jiwa terus bertambah akibat kebakaran yang terjadi di sebuah rumah sakit di Kota Kolkata, India timur. Sejauh ini sudah 61 orang yang dilaporkan tewas dalam peristiwa tragis itu. Kebanyakan korban adalah pasien RS yang tewas karena menghirup asap.

Pejabat tinggi West Bengal, Mamata Banerjee mengatakan kepada para wartawan, 41 jasad telah diangkut ke kamar mayat darurat di sebuah RS terdekat.

"Sebanyak 20 jenazah lainnya telah ditemukan di lokasi dan sedang dipindahkan," imbuh Banerjee seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar korban tewas adalah pasien yang terperangkap dalam kobaran api dan asap yang menyebar cepat di rumah sakit swasta AMRI tersebut. Banerjee pun berjanji akan menyelidiki hingga tuntas insiden maut ini.

Kebakaran besar itu terjadi pada Jumat, 9 Desember sekitar pukul 3 dini hari waktu setempat. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kobaran api bermula dari lantai bawah tanah RS tersebut.

Pada pukul 9 pagi waktu setempat, kobaran api telah berhasil dipadamkan. Namun kepulan asap terus menyelimuti RS tersebut sementara para petugas pemadam kebakaran berjuang mengeluarkan para pasien dan staf RS yang masih terjebak di dalam gedung.

Menurut staf RS, total 160 pasien sedang berada di dalam gedung RS tersebut saat kebakaran terjadi. Saat ini keluarga para pasien masih menunggu di luar RS untuk mencari tahu kabar anggota keluarga mereka.

"Ibu saya sedang berada di ruang ICU. Dia berumur 70 tahun. Saya tidak tahu apakah dia selamat atau tidak," kata Khokon Chakravathi kepada AFP.

Belum dipastikan penyebab kebakaran. Namun otoritas setempat menduga api bermula dari lantai bawah tanah RS tersebut tempat menyimpan material-material yang mudah terbakar seperti tabung oksigen.


(ita/vit)



Berita Terkait