Ya, seperti dikutip dari News.com, Jumat (9/12/2011), acara yang diusung Geographic National ini menjadikan koala yang sakit dan terluka menjadi bintang pada acara reality show tersebut. Para koala tersebut merupakan pasien dari rumah sakit khusus koala yang berada di Port Macquarie, New South Wales, Australia.
Di rumah sakit itu, para tim relawan merawat koala sehingga ratusan koala itu bisa menjalani hidupnya di kesempatan kedua. Rumah sakit itu sendiri telah berdiri sejak 40 tahun lalu dan sengaja mendedikasikan diri untuk menjaga keberlangsungan hewan bermata bulat dan pemakan daun bambu itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, salah satu episode yang menayangkan bayi koala bernama Jimmy yang dibawa ke ruang gawat darurat rumah sakit koala. Jimmy tidak sadarkan diri setelah dia dan induknya tertabrak mobil. Jimmy yang saat itu berada dalam kantung induknya pun terpaksa harus menjadi yatim piatu karena induknya tak bisa diselamatkan.
Di lain episode juga akan ditampilkan berbagai koala dengan sejumlah kendala yang mereka hadapi saat berada di alam liar. Misalnya, banyaknya tanah yang menempel di wajah mereka karena harus menghindar dari serangan anjing, lari dari kebakaran hutan bahkan penyakit yang bisa menjangkiti mereka sewaktu-waktu.
Dengan adanya reality show tersebut diharapkan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat Australia terkait hewan imut itu. Termasuk memberikan gambaran mengenai apa dampak pembangunan bagi para hewan tersebut. Mereka yang tertarik dengan koala pun bisa menjadi relawan di rumah sakit tersebut ataupun mengadopsi seekor koala dengan cara memberikan dana sejumlah US$ 50 per tahun untuk perawatan koala tersebut.
(feb/ita)











































