Pria keji tersebut, Jean Francis Say (62), menggorok leher Regina (8) dan Rolls (10) saat keduanya tengah asyik bermain game komputer pada 13 Februari lalu. Dalam persidangan yang digelar 8 Desember waktu setempat di Old Bailey, Jean mengaku bersalah atas dakwaan pembunuhan.
Di persidangan terungkap bahwa setelah membunuh anaknya, Jean dengan tenang menelepon mantan istrinya, Adjoua (44). "Aku telah membunuh anak-anakmu, datanglah dan ambil mayatnya," kata Jean seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (9/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat mungkin anak-anak mencoba untuk menangkis serangan ayah mereka sebelum akhirnya kedua anak itu kewalahan," kata Brown.
Brown mengatakan, selama ini perilaku Jean dikenal kasar, cemburuan dan posesif. Puncak kekesalan Jean diduga setelah ia ditinggal istrinya yang setelah bercerai, pindah dari apartemen tersebut.
Meski telah bercerai, namun keduanya bersama-sama mengasuh anak-anak mereka. Saat kejadian, Jean yang masih tinggal di apartemen tersebut tengah bersama anak-anak. Jean mengaku kesal karena Adjoua telah mengusirnya dari apartemen tersebut sehingga terjadilah pembunuhan mengerikan itu. Vonis hukuman terhadap Jean akan diputuskan dalam persidangan pekan depan.
(feb/ita)











































