Menurut sumber penegak hukum seperti dikutip sejumlah media AS, pelaku penembakan telah tewas.
Kepolisian setempat mengatakan, saat ini tak ada lagi ancaman bagi para mahasiswa dan staf universitas tersebut. Namun kepolisian belum bersedia menyatakan apakah satu di antara dua korban tewas itu adalah si pelaku. Sementara seorang polisi kampus dipastikan tewas ditembak pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami masih dalam tahap awal investigasi dan kami tak punya detail tambahan saat ini," demikian disampaikan.
Sebelumnya kepolisian memerintahkan para mahasiswa untuk mengunci diri di dalam ruangan kuliah sementara polisi melakukan pemeriksaan di areal kampus.
Peristiwa ini membangkitkan kenangan buruk akan pembantaian pada tahun 2007 di kampus tersebut yang menewaskan 32 orang. Pelakunya, mahasiswa asal Korea Selatan, Seung-Hui Cho (23) bunuh diri setelah menembaki korban-korbannya secara brutal.
(ita/vit)










































