Sekitar 1.000 orang telah ditangkap selama tiga hari unjuk rasa di Moskow. Aksi tersebut dimotori oleh kelompok oposisi yang menduga adanya kecurangan massal dalam pemilihan parlemen pada Minggu, 4 Desember lalu. Partai Putin menang tipis dalam pemilihan itu.
Dalam komentar pertamanya ke publik mengenai aksi demo tersebut, Putin mengecam Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton yang telah menyebut pemilihan itu tidak jujur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mendengar sinyal itu dan dengan dukungan Departemen Luar Negeri AS mulai bekerja aktif," cetus Putin.
Sebelumnya, menjelang pemilihan parlemen, Putin telah menuding Barat mendanai badan-badan non-pemerintah (NGO) Rusia dengan tujuan mempertanyakan validitas pemilihan.
(ita/vit)











































