AS Prihatin Akan Penangkapan Demonstran di Rusia

AS Prihatin Akan Penangkapan Demonstran di Rusia

- detikNews
Kamis, 08 Des 2011 13:06 WIB
AS Prihatin Akan Penangkapan Demonstran di Rusia
Moskow - Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan keprihatinan akan perlakuan terhadap para demonstran yang ditangkapi di Rusia. Para demonstran itu memprotes hasil pemilihan parlemen Rusia baru-baru ini.

"Kami telah menyampaikan keprihatinan kami akan perlakuan terhadap mereka yang ditangkap karena menggunakan hak-hak mereka untuk berdemonstrasi damai," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner kepada para wartawan di Washington, DC seperti dilansir AFP, Kamis (8/12/2011).

"Kami tentunya akan mendukung hak-hak setiap orang untuk berdemonstrasi damai di manapun di dunia," tutur Toner. "Begitu pula dengan Rusia," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton telah dengan terang-terangan mempertanyakan kejujuran pemilu Rusia tersebut. Komentar mantan ibu negara AS itu pun menuai kecaman pemerintah Rusia.

Pada Selasa, 6 Desember lalu, aksi demo besar-besaran terjadi di Moskow. Unjuk rasa yang diramaikan ratusan orang itu disebut-sebut sebagai aksi demo oposisi terbesar di Rusia sejak awal tahun 1990-an silam. Aparat polisi antihuru-hara yang mengenakan helm, dengan kasar menarik para demonstran ke sejumlah kendaraan van untuk diamankan.

Kelompok oposisi mengancam akan kembali menggelar demo-demo lainnya untuk memprotes apa yang mereka sebut sebagai penipuan dalam pemilihan parlemen Rusia pada Minggu, 4 Desember lalu. Partai United Russia pimpinan Perdana Menteri Vladimir Putin memenangi pemilihan tersebut namun dengan kemenangan tipis.
(ita/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads