"Kami ingin membagi pekerjaan kami untuk pengembangan batik Malaysia," kata CEO Yayasan Budi Penyayang Datuk Leela Mohd Ali yang menggelar acara tersebut, seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Rabu (7/12/2011).
Dalam acara itu akan diluncurkan buku yang menjabarkan industri batik Malaysia. Buku berjudul "Malaysian Batik: Reinventing a Tradition" itu akan diluncurkan pada 9 Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Leela, buku tersebut merupakan salah satu inisiatif yayasan tersebut untuk mencoba merevitalisasi industri batik Malaysia dengan menyesuaikannya untuk kebutuhan fesyen.
"Kami sekarang dalam fase enam dan peluncuran buku ini sangat spesial mengingat buku tersebut menggambarkan kreativitas dan kebangkitan industri batik Malaysia," kata Leela.
Event tersebut akan menampilkan lebih dari 100 stan yang memajang produk-produk batik lokal dan internasional. Selain itu juga akan ada presentasi oleh 19 ahli batik di berbagai bidang serta pagelaran busana.
(ita/vit)











































