Presiden Suriah Bantah Perintahkan Pembunuhan Ribuan Demonstran

Presiden Suriah Bantah Perintahkan Pembunuhan Ribuan Demonstran

- detikNews
Rabu, 07 Des 2011 10:50 WIB
Presiden Suriah Bantah Perintahkan Pembunuhan Ribuan Demonstran
Damaskus - Presiden Suriah Bashar al-Assad menolak bertanggung jawab atas tewasnya ribuan pengunjuk rasa di negaranya. Assad mengaku tidak memerintahkan pasukannya untuk melakukan kekerasan terhadap para demonstran.

Dalam wawancara dengan wartawan ABC News Barbara Walters, Assad membela dirinya dari kecaman global atas penindasan yang dilakukan aparat Suriah terhadap para demonstran antipemerintah. Menurut PBB, sekitar 4.000 orang telah tewas selama 9 bulan konflik di negeri itu.

"Saya presiden tapi saya bukan pemilik negara jadi mereka bukan pasukan saya," cetus Assad seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (7/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada perbedaan antara mempunyai kebijakan untuk menumpas dan antara mempunyai beberapa kesalahan yang dilakukan sejumlah pejabat. Ada perbedaan besar," kata Assad.

Atas jawaban Assad tersebut, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Mark Toner bereaksi dengan mengatakan bahwa Assad memiliki beberapa peluang untuk menghentikan kekerasan.

"Saya merasa hal itu menggelikan bahwa dia mencoba untuk bersembunyi dan mengklaim dia tidak memiliki wewenang atas negerinya sendiri," jelasnya.
Sejauh ini belum ada tanda-tanda Assad akan mengundurkan diri dari jabatannya sesuai tuntutan para demonstran. Sejumlah pemimpin dunia pun terang-terangan mendesak Assad untuk mundur guna menyelesaikan konflik negeri itu.
(fiq/ita)


Berita Terkait