Pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei seperti dilansir harian Telegraph, Selasa (6/12/2011), memerintahkan semua pemimpin militer, intelijen dan keamanan negeri itu untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi rezim.
Atas perintah itu, Jenderal Mohammed Ali Jaafari, panglima Garda Revolusioner, meningkatkan status kesiapan operasional pasukan negeri itu serta mempersiapkan kemungkinan serangan dari luar dan serangan diam-diam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perintah ini disampaikan di tengah meningkatnya tekanan internasional atas program nuklir Iran. Negara-negara Barat mencurigai Iran diam-diam mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklir yang dijalankannya. Namun pemerintah Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi bagi kepentingan rakyat sipil.
Beberapa waktu lalu pemerintah Israel terang-terangan menyatakan bahwa serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran kini semakin mungkin. Namun baru-baru ini pejabat-pejabat Israel mengatakan bahwa negeri itu tidak akan menyerang Iran untuk saat ini. Namun semua opsi masih tetap terbuka.
(ita/vit)











































