Juru bicara Veena, Sohail Rasheed, mengatakan, ganti rugi tersebut diminta karena FHM telah merekayasa foto bugil Veena di sampul FHM edisi Desember ini.
"Foto tersebut telah diubah," kata Rasheed seraya menambahkan bahwa FHM telah menargetkan kredibilitas dan karakter Veena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edisi Desember majalah FHM baru beredar di pasaran pada Senin, 5 Desember waktu setempat. Namun foto bugil Veena telah menuai kontroversi sejak beberapa hari ini karena ditampilkan di situs FHM.
Dalam foto kontroversial itu, Veena tampil tanpa sehelai benang pun dengan tato ISI (inisial badan intelijen Pakistan) terlihat di lengannya. Tak ayal, pose Veena menimbulkan pro dan kontra di negara asalnya, Pakistan. Veena dituding menghina Islam dan merendahkan martabat nasional Pakistan di mata internasional.
Namun Veena membantah dirinya tampil bugil saat pemotretan. Menurut wanita berambut panjang itu, dirinya mengenakan bikini saat difoto. Veena pun merasa telah 'dikerjai' FHM dan karenanya menuntut majalah pria tersebut.
Veena yang berkebangsaan Pakistan itu lebih banyak berkiprah di India karena industri hiburan yang lebih berkembang di negeri itu. Dia terkenal di India karena tampil di "Bigg Boss", versi India untuk tayangan televisi "Big Brother".
(ita/vit)
