"Sebuah bom mobil meledak di dekat perayaan warga Syiah di dalam area Nil, dan menewaskan 16 orang yang rata-rata perempuan dan anak-anak, dan melukai 45 lainnya," kata sumber dari kepolisian Irak, seperti diberitakan Reuters, (6/12/2011).
Pada sebuah serangan kedua, dua bom meledak di pinggir jalan dan menyebabkan enam orang tewas dan 18 lagi terluka. Tidak hanya itu, sebelas orang tewas dan 38 lainnya terluka oleh sebuah bom pinggir jalan di ibukota Baghdad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puluhan warga sipil Irak, tentara dan polisi menjadi target dalam serangan bom di seluruh negeri selama beberapa bulan terakhir. Serangan ini dilakukan untuk melemahkan kepercayaan publik terhadap pasukan keamanan Irak menjelang penarikan pasukan AS.
Perdana Menteri Irak, Nouri al-Maliki menyalahkan negara-negara asing yang telah menyebabkan masalah di Irak.
AS dan Arab Saudi adalah dua negara yang paling sering disebut para pemimpin politik dan masyarakat Irak sebagai negara yang mensponsori maraknya terorisme di Irak.
(fiq/did)











































