Timur Tengah Bisa Perang Jika Presiden Suriah Terguling

Timur Tengah Bisa Perang Jika Presiden Suriah Terguling

- detikNews
Senin, 05 Des 2011 14:17 WIB
Timur Tengah Bisa Perang Jika Presiden Suriah Terguling
Baghdad - Sejumlah pemimpin dunia terus mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mengundurkan diri guna menyelesaikan konflik berkepanjangan di negeri itu. Namun pemerintah Irak malah mengingatkan bahwa Timur Tengah bisa dilanda pertumpahan darah sektarian jika Assad terguling. Sebabnya, penggulingan Assaf akan menimbulkan perang saudara di Suriah.

Menurut Perdana Menteri (PM) Irak Nouri al-Maliki, penggulingan Assad akan memicu konflik yang kian memanas antara warga Sunni dan Syiah.

"Pembunuhan atau penggulingan Presiden Bashar bagaimanapun akan meledak menjadi perlawanan internal antara dua kelompok dan ini akan berdampak pada wilayah ini," kata Perdana Menteri (PM) Irak Nouri al-Maliki seperti dilansir harian Inggris, Telegraph, Senin (5/12/2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu akan berakhir dengan perang saudara dan perang saudara ini akan mendorong ke aliansi-aliansi di wilayah ini. Karena kami ini negara yang menderita akibat perang saudara berlatar belakang sektarian, kami khawatir akan masa depan Suriah dan seluruh wilayah ini," tandas pemimpin Irak itu.

Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 4 ribu orang telah tewas di Suriah sejak aksi demo besar-besaran terjadi di negeri itu pada Maret lalu. Dalam aksinya, para demonstran terus menuntut pengunduran diri Assad. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda Assad akan mundur. Rezim Assad malah terus melancarkan kekerasan terhadap para demonstran.

Liga Arab, Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menjatuhkan sejumlah sanksi terhadap Suriah terkait kekerasan tersebut.
(ita/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads