Menurut Perdana Menteri (PM) Irak Nouri al-Maliki, penggulingan Assad akan memicu konflik yang kian memanas antara warga Sunni dan Syiah.
"Pembunuhan atau penggulingan Presiden Bashar bagaimanapun akan meledak menjadi perlawanan internal antara dua kelompok dan ini akan berdampak pada wilayah ini," kata Perdana Menteri (PM) Irak Nouri al-Maliki seperti dilansir harian Inggris, Telegraph, Senin (5/12/2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 4 ribu orang telah tewas di Suriah sejak aksi demo besar-besaran terjadi di negeri itu pada Maret lalu. Dalam aksinya, para demonstran terus menuntut pengunduran diri Assad. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda Assad akan mundur. Rezim Assad malah terus melancarkan kekerasan terhadap para demonstran.
Liga Arab, Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menjatuhkan sejumlah sanksi terhadap Suriah terkait kekerasan tersebut.
(ita/vit)











































