Otoritas Zambia Tolak Desakan Untuk Tangkap Bush

Otoritas Zambia Tolak Desakan Untuk Tangkap Bush

- detikNews
Sabtu, 03 Des 2011 17:02 WIB
Otoritas Zambia Tolak Desakan Untuk Tangkap Bush
Lusaka - Otoritas Zambia menegaskan pihaknya tidak akan menangkap mantan Presiden AS, George Bush selama kunjungannya di benua Afrika. Alasannya, otoritas Zambia menilai tidak ada dasar hukum yang kuat untuk menangkap Bush.

Hal ini menanggapi pernyataan organisasi HAM, Amnesty International yang mendesak otoritas Ethiopia, Tanzania dan Zambia untuk menangkap Bush dalam kunjungannya ke Afrika bulan ini.

"Atas dasar apa Amnesty International meminta kami untuk menangkap Bush? Pergi saja dan juga tolong minta mereka untuk mendirikan negara sendiri dan menunggu Bush datang mengunjungi negara mereka sehingga mereka bisa menangkapnya sesuai keinginan mereka dan bukan di sini, di Zambia," ujar Menteri Luar Negeri Zambia, Chishimba Kambwili kepada AFP, Sabtu (3/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rangkaian kunjungannya ke Afrika, Zambia menjadi negara kedua yang dikunjungi Bush. Sejak Kamis (1/12), Bush telah tiba di Tanzania untuk mensosialisasikan upaya pencegahan dan penanganan penyakit kanker, AIDS, dan malaria.

Kambwili menegaskan, otoritas Zambia hanya bisa menangkap Bush jika diminta langsung oleh Mahkamah Kriminal Internasional (International Criminal Court/ICC) atau organisasi internasional seperti PBB.

Selain kepada otoritas Ethiopia, Tanzania dan Zambia, Amnesty International juga pernah mendesak pemerintah Kanada untuk menangkap Bush saat dia berkunjung ke British Columbia dalam rangka economic summit. Amnesty sangat getol menyerukan penangkapan Bush karena dianggap telah melakukan pelanggaran-pelanggaran HAM.

Sebagai presiden sejak 2001-2009, Bush mengizinkan teknik-teknik interogasi kasar termasuk water boarding, yang oleh Amnesty dan kelompok-kelompok HAM lainnya dianggap sebagai penyiksaan.

Bush selama ini bersikeras membela penggunaan teknik water boarding terhadap para ekstremis yang ditangkap. Bush berdalih, teknik yang mensimulasi sensasi tenggelam itu penting untuk mencegah terulangnya serangan teroris 11 September 2001 di AS.

(nvc/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini