Seperti diberitakan oleh AFP, Jumat (2/12/2011), kelompok milisi Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di Distrik Muhammad Agha, Provinsi Logar, Afghanistan pada Jumat pukul 08.00 setempat. Ledakan bom mobil itu bahkan terdengar sampai radius 7 kilometer.
Kepala Polisi Logar, Mohammad Abed menyebut ledakan bom mobil itu sangat hebat dan menghancurkan beberapa rumah di dekat lokasi ledakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kepala rumah sakit Logar, Mohammad Zarif Nayebkhail, 70 orang dilarikan ke rumah sakit akibat terkena pecahan peluru dan kaca.
"Sekitar 70 orang dibawa ke rumah sakit. Tujuh di antaranya adalah pasukan Afghanistan dan NATO, sisanya adalah penduduk. Beberapa korban mengalami luka-luka serius," ujar Nayebkhail.
Menurut pimpinan NATO, hanya satu tentara NATO yang terluka dalam insiden itu.
(fiq/ita)











































