Menurut kantor berita Fars seperti dilansir AFP, Jumat (2/12/2011), para demonstran itu ditangkap saat insiden penyerbuan ke gedung Kedubes Inggris pada Selasa, 29 November lalu.
Media Fars tidak menyebutkan sumber berita mereka. Juga tidak jelas alasan pembebasan para demonstran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Ketua Parlemen Iran Ali Larijani malah menyalahkan pemerintah Inggris atas serangan para demonstran Iran itu. Menurut Larijani, para demonstran marah atas pemerintah Inggris dan atas langkah-langkah pemerintah Inggris yang mendominasi di Iran.
Larijani juga mengecam langkah pemerintah Inggris yang memerintahkan penutupan Kedubes Iran di London, Inggris sebagai respons atas aksi penyerbuan Kedubes Inggris tersebut.
"Tindakan-tindakan pemerintah Inggris terhadap bangsa Iran tak bisa dibenarkan," cetus Larijani seperti dikutip kantor berita Mehr.
Menurut Larijani, reaksi pemerintah Inggris atas aksi penyerbuan itu telah berlebihan.
(ita/vit)











































