Menurut seorang pejabat AS seperti diberitakan The Wall Sreet Journal, Jumat (2/12/2011), pasukan komando NATO yang saat itu mengejar milisi gerilyawan Taliban ditembaki dari sebuah kamp perkemahan di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan.
Pasukan komando NATO mengira mereka tengah ditembaki oleh para militan. Namun ternyata mereka ditembaki oleh personel militer Pakistan yang mendirikan perkemahan sementara di daerah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menghubungi pusat komando perbatasan, perwakilan Pakistan mengatakan bahwa tidak ada tentara Pakistan di daerah tersebut. Otoritas Pakistan pun mengizinkan untuk melakukan serangan udara. Pos komando perbatasan tersebut diisi oleh perwakilan dari AS, Afghanistan dan Pakistan.
"Ada banyak kesalahan yang dibuat," ujar pejabat tersebut.
Dalam insiden yang terjadi 26 November lalu tersebut, pasukan AS dan Afghanistan melancarkan operasi untuk menyerang gerilyawan Taliban di dekat perbatasan Pakistan-Afganistan tanpa memberitahu pusat komando terlebih dahulu. Pihak AS sengaja tidak memberitahu operasi ini kepada Pakistan karena takut operasi tersebut bocor.
Washington menyebutnya sebagai kecelakaan tragis dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam, serta menjanjikan penyelidikan penuh atas insiden ini. Rencananya, pihak penyidik militer AS akan menyelesaikan laporan resmi tentang insiden tersebut pada 23 Desember 2011 mendatang.
(fiq/ita)










































