Patrick Fousek diduga berada dalam pengaruh narkoba saat kejadian itu. Fousek dan ibu sang bayi, Samantha Tomasini, ditangkap pada Juni 2010 lalu ketika dua wanita melaporkan pasangan itu saat mencoba menjual bayi mereka di luar toko Walmart di Salinas, sebelah selatan San Francisco, California. Sang bayi ketika itu baru berumur 8 bulan.
Pria AS itu divonis penjara pada Rabu, 30 November waktu setempat setelah hakim Pamela Butler menolak permohonan pengacaranya untuk menjatuhkan hukuman percobaan.
Di persidangan yang digelar di pengadilan Monterey County itu, Fousek mengungkapkan penyesalannya di persidangan.
"Saya sangat, sangat menyesal. Saya harap saya tidak mengalami masalah ini," cetus Fousek seperti diberitakan surat kabar lokal Salinas Californian dan dilansir AFP, Jumat (2/12/2011).
Sejak kejadian itu, bayi perempuan itu telah diserahkan untuk diadopsi sebuah keluarga. Parahnya, bukan sekali ini saja Fousek harus merelakan anaknya diambil dari tangannya.
Menurut jaksa penuntut umum Rolando Mazariegos, pada tahun 2006, putra Fousek yang saat itu berumur 3 tahun juga diambil oleh otoritas setempat. Gara-garanya, dalam rumah yang ditempati Fousek bersama saudaranya itu ditemukan barang-barang untuk memproduksi narkoba.
Ibu sang bayi, Tomasini pada Mei lalu mengaku tidak bersalah atas dakwaan membahayakan anak. Wanita itu menerima hukuman percobaan empat tahun dan diperintahkan untuk menjalani program rehabilitasi.
(ita/vit)











































