Putri Khadafi Serukan Perlawanan pada Pemerintahan Transisi Libya

Putri Khadafi Serukan Perlawanan pada Pemerintahan Transisi Libya

- detikNews
Rabu, 30 Nov 2011 21:20 WIB
Putri Khadafi Serukan Perlawanan pada Pemerintahan Transisi Libya
Damaskus - Putri almarhum Muammar Khadafi, Aisha Khadafi mengeluarkan pernyataan keras terhadap pemerintahan transisi Libya dari tempat persembunyiannya. Melalui pesan radio, Aisha menyerukan penggulingan pemerintahan transisi Libya.

"Balaskan darah para martir. Revolusi melawan pemerintahan yang baru," seru Aisha yang disiarkan oleh salah satu televisi berbasis Suriah-Arrai dan dilansir kantor berita AFP, Rabu (30/11/2011).

Aisha bersama ibunda dan dua saudara laki-lakinya diketahui melarikan diri ke Aljazair pada Agustus lalu. Mereka dibiarkan masuk ke negara tersebut demi alasan kemanusiaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataannya, Aisha menekankan bahwa sang ayah, Khadafi yang tewas terbunuh pada 20 Oktober lalu 'tidak menyia-nyiakan' rakyat Libya.

Kendati demikian, pernyataan Aisha ini memicu komentar dari sejumlah pihak. Dengan memberikan pernyataan kepada publik, Aisha dinilai melanggar kesepakatan pengasingan dengan otoritas Aljazair, di mana Aisha seharusnya menahan diri dari berbagai aktivitas politik.

Namun bagaimana pun juga, pernyataan ini bukan yang pertama dikeluarkan oleh Aisha. Sebelumnya, Aisha pernah memberi pernyataan pada September lalu yang intinya mengecam Dewan Transisi Nasional (National Transition Council/NTC) sebagai 'pengkhianat' dan mengimbau rakyat Libya untuk bangkit melawan pemerintahan yang baru.


(nvc/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads