Siaran Diblokir, Pihak BBC Akan Dipanggil Pakistan

Siaran Diblokir, Pihak BBC Akan Dipanggil Pakistan

- detikNews
Rabu, 30 Nov 2011 18:53 WIB
Siaran Diblokir, Pihak BBC Akan Dipanggil Pakistan
Lahore - Setelah memblokir tayangan BBC World News, otoritas Pakistan akan memanggil pihak BBC untuk meminta penjelasan atas tayangan dokumenter soal Taliban. Tayangan tersebut dinilai sebagai propaganda anti-Pakistan.

Asosiasi Operator Tayangan Kabel Pakistan telah menghentikan tayangan BBC World News sejak Selasa (29/11) malam. Penghentian tayangan ini juga dilakukan di tengah kemarahan publik yang muncul atas tewasnya 24 tentara militer Paskistan akibat serangan udara NATO.

"Karena masalah ini telah disorot, maka otoritas Pakistan akan meninjau konten siaran dan program-program mereka. Otoritas Pakistan bisa saja memanggil perwakilan BBC dan meminta penjelasan dari mereka," ujar juru bicara Pakistan Electronic Media Regularity Authority atau PEMRA, Tahir Izhar kepada AFP, Rabu (30/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Presiden Asosiasi Operator Tayangan Kabel Pakistan, Jabbar Ahmed menuturkan, dokumenter tersebut tidak bisa disebut sebagai sikap patriot. Ahmed mengaku, banyak pihak yang menyesali tewasnya 24 tentara Pakistan oleh NATO.

"Kami belum menerima satu panggilan pun dari negara lain yang mengkritik keputusan kami, tidak ada yang menginginkan saluran pemerintah Pakistan dan militernya, dan jika permintaan maaf mereka diterima, kami baru bisa mencabut blokir," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, siaran BBC World dihentikan penayangannya di Pakistan setelah menyiarkan film dokumenter yang mengkritik negara tersebut. Film tersebut menayangkan tuduhan pejabat CIA dan diplomat barat yang menyebut Pakistan gagal melawan teror.

Direktur Asosiasi TV Kabel di Pakistan menyebut pihak operator telah memblokir layanan BBC. Pihak BBC sendiri mengecam keputusan tersebut.

"Kami sangat prihatin karena BBC World News telah dilarang mengudara oleh Asosiasi Kabel Pakistan," kata juru bicara BBC seperti diberitakan oleh The Guardian, Rabu (30/11/2011).

"Kami mengutuk setiap tindakan yang mengancam independensi editorial kami dan mencegah para penonton untuk mengakses layanan berita internasional kami. Kami akan berusaha agar BBC World News dan layanan berita internasional lainnya akan kembali sesegera mungkin," tambahnya.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads