Pemimpin badan dunia itu juga menyerukan otoritas Iran untuk mencegah terulangnya insiden tersebut. Hal itu disampaikan Ban dalam pertemuan dengan Menteri Pembangunan Internasional Inggris Andrew Mitchell.
"Sekjen mengatakan dirinya terkejut dan marah mendengar insiden di Teheran di mana para demonstran menyerbu Kedubes Inggris dan merusak properti," demikian statemen juru bicara Ban seperti dilansir AFP, Rabu (30/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Selasa, 29 November waktu setempat, para demonstran di Teheran menyerbu kawasan kantor diplomatik Inggris dan mencuri sejumlah dokumen. Massa juga menghancurkan kaca-kaca jendela serta membakar sebuah mobil dan bendera Inggris.
Aksi itu dilakukan sebagai protes atas sanksi-sanksi baru yang dijatuhkan pemerintah Inggris terhadap Iran terkait program nuklirnya. Atas insiden ini, pemerintah Inggris menyampaikan peringtan keras kepada pemerintah Iran. Pemerintah AS pun telah mengecam penyerbuan itu dan mendesak pemerintah Iran untuk segera menangkap para pelaku penyerangan.
(ita/vit)










































