Seperti diberitakan oleh Al-Jazeera, Selasa (29/11/2011), tembakan misil Israel tersebut menyebabkan beberapa bangunan rusak di wilayah Lebanon. Tidak ada korban dan tidak ada kerusakan besar atas serangan itu.
"Kita tahu roket itu ditembakkan ke wilayah Rmeish dan kita sedang menyelidikinya," terang seorang tentara Lebanon. Di lain pihak, Israel mengatakan, ada dua roket yang menghantam Israel dan petugas Israel menembaki arah asalnya roket tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan perdamaian di Lebanon (UNIFIL) juga mengkonfirmasi serangan tersebut dan meminta pengendalian langsung untuk mencegah peningkatan ketegangan antarkedua belah pihak.
"Radar UNIFIL mendeteksi satu roket ke Israel tak lama setelah setelah serangan ke Lebanon selatan," ujar pernyataan resmi dari UNIFIL.
Komandan UNIFIL, Mayor Jenderal Alberto Asarta Cuevas mengatakan, serangan itu bertujuan merusak stabilitas di daerah tersebut.
"Sangat penting untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku serangan ini dan kami akan bekerjasama dengan tentara Lebanon," terangnya.
(fiq/gah)











































