Capres AS Dituduh Selingkuh dengan Wanita Atlanta Selama 13 Tahun

Capres AS Dituduh Selingkuh dengan Wanita Atlanta Selama 13 Tahun

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2011 14:14 WIB
Capres AS Dituduh Selingkuh dengan Wanita Atlanta Selama 13 Tahun
Atlanta - Salah satu bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Herman Cain kembali diterpa isu perselingkuhan. Bahkan kali ini seorang wanita mengklaim telah menjalin affair dengan Cain selama 13 tahun!

Wanita itu bernama Ginger White yang muncul di stasiun televisi Fox 5 di Atlanta untuk menceritakan affair tersebut. Namun berbeda dengan empat wanita sebelumnya yang mengaku mengalami pelecehan seks oleh Cain, White menyebut affairnya dengan Cain sebagai kisah romantis.

"Itu cukup simpel," kata pengusaha Atlanta itu seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (29/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu tidak rumit. Saya sadar dia telah menikah. Dan saya juga menyadari saya terlibat dalam situasi, hubungan yang sangat tidak semestinya," tutur wanita itu dengan enteng.

Dikatakan White, dirinya berkenalan dengan Cain pada akhir tahun 1990-an di Kentucky saat mantan bos perusahaan pizza itu masih menjabat sebagai presiden Asosiasi Restoran Nasional. Menurut White, keduanya langsung dekat sejak pertemuan itu. Cain sering menghujaninya dengan hadiah-hadiah dan mereka menginap bersama di sebuah hotel mewah di Atlanta. Ditekankan White, Cain tak pernah memperlakukan dirinya dengan buruk.

Menurut White, hubungan fisik itu baru berakhir 8 bulan lalu, sesaat sebelum Cain mengumumkan pencalonan dirinya sebagai kandidat presiden AS. Dikatakan White, meski sejak itu mereka tidak pernah bertemu satu sama lain namun keduanya masih tetap berhubungan lewat telepon.

Bahkan sebagai bukti hubungan mereka, White memperlihatkan pada TV Fox 5 bukti tagihan telepon genggamnya. Di situ terdapat nomor telepon Cain.

Sebelum ini, Cain juga menghadapi tuduhan pelecehan seksual dari empat wanita. Bahkan dua dari keempat wanita itu telah muncul di depan publik untuk menyampaikan cerita mereka. Namun Cain membantah semua klaim wanita-wanita itu.
(ita/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini