"Dia dirawat di Rumah Sakit Praram 9 karena menderita diare akibat keracunan makanan," ujar juru bicara pemerintah, Titima Chaisang seperti diberitakan AFP, Selasa (29/11/2011).
Namun Chaisang tidak menjelaskan lebih detil perihal keracunan makanan yang dialami Yingluck tersebut. Chaisang hanya mengatakan, Yingluck meminta wakilnya untuk menghadiri rapat kabinet menggantikan dirinya yang tengah dirawat di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahannya dibanjiri kritikan banyak pihak karena dianggap lamban mengambil tindakan penanganan banjir dan memberikan instruksi yang membingungkan publik, hingga berujung pada tewasnya 600 orang lebih. Puncaknya, saat ibu satu anak ini menggelar konferensi di depan banyak wartawan sambil berlinang air mata. Yingluck menyebut musibah banjir ini sebagai krisis luar biasa bagi Thailand.
Lawan-lawan politik Yingluck pun berusaha mati-matian menggunakan kesempatan tersebut untuk merusak popularitasnya. Banjir ini memang berimbas hebat pada perekonomian dan sektor pariwisata Thailand yang vital.
Namun kini, Yingluck menegaskan bahwa ibukota Bangkok telah bebas dari banjir. Meskipun banjir ini menimbulkan kerusakan parah di utara Bangkok dan wilayah pinggiran utara Thailand, situasi kini lebih terkendali.
Kakak Yingluck, Thaksin Sinawatra (62) merupakan figur kuat di Thailand telah lengser dari jabatannya pada kudeta militer pada 2006 lalu. Kini Thaksin mengasingkan diri di luar negeri demi menghindari vonis penjara 2 tahun atas tuduhan korupsi. Namun, lagi-lagi pemerintahan Yingluck menghadapi kritikan luar biasa dari banyak pihak terkait rencana amnesti dari kerajaan yang memungkinkan Thaksin untuk kembali ke Thailand tanpa harus menjalani hukumannya.
(nvc/anw)











































