Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan jika Presiden AS Barrack Obama melihat kejadian itu sebagai sebuah tragedi. Obama, seperti ditirukan Carney, juga menegaskan jika hubungan AS dan Pakistan sangat penting untuk masa depan.
"Kita bergabung atas kematian pasukan Pakistan yang gagah berani," kata Carney seperti dikutip dari AFP, Selasa (29/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hubungan kami dengan Pakistan itu berlanjut menjadi hubungan kerja sama penting yang juga sangat rumit," kata Carney.
"Sangat banyak kepentingan keamanan nasional Amerika untuk menjalin hubungan kerja sama dengan Pakistan karena kami memiliki kesamaan dalam memerangi terorisme," tandasnya.
Serangan udara yang dilancarkan helikopter NATO ke pos perbatasan Pakistan menewaskan 24 tentara. Serangan udara yang terjadi di dekat perbatasan dengan Afghanistan itu merupakan serangan NATO paling mematikan yang pernah dilaporkan Pakistan.
Selama ini Pakistan kerap memprotes NATO karena telah melanggar wilayah udaranya dengan melancarkan serangan-serangan terhadap para militan Taliban di wilayah kesukuan Pakistan. Namun selama ini korbannya adalah militan-militan. Baru kali ini serangan NATO menewaskan begitu banyak tentara Pakistan.
Pemerintah Pakistan telah menyampaikan protes sekeras-kerasnya kepada NATO dan pemerintah AS atas kejadian ini. Serangan ini tampaknya akan semakin memperkeruh hubungan AS-Pakistan yang kian menegang sejak operasi pasukan AS ke Pakistan yang menewaskan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden pada Mei lalu.
(mok/did)










































