Penembak Gedung Putih Tolak Tuduhan Percobaan Pembunuhan Obama

Penembak Gedung Putih Tolak Tuduhan Percobaan Pembunuhan Obama

- detikNews
Senin, 28 Nov 2011 16:42 WIB
Penembak Gedung Putih Tolak Tuduhan Percobaan Pembunuhan Obama
Washington - Penembak Gedung Putih, Oscar Ramiro Ortega-Hernandez (21) kembali menjalani persidangan di Washington DC atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama. Pengacara yang membela pria asal Idaho, AS tersebut meminta pengadilan untuk menolak dakwaan yang dituduhkan.

Demikian seperti diberitakan CNN, Senin (28/11/2011). Ortega didakwa atas tuduhan penembakan ke Gedung Putih pada 11 November lalu, di mana sejumlah tembakan mengenai bangunan di dekat kediaman Presiden Obama dan keluarganya. Ortega berhasil ditangkap di sebuah lobi hotel yang ada di wilayah Pennsylvania pada 16 November lalu.

Salah satu pengacara yang membela Ortega, David Bos, meminta pengadilan untuk menolak dakwaan terhadap kliennya. Sebab, dakwaan yang berdasarkan pengaduan publik tersebut dinilai tidak beralasan kuat. Ditegaskan Bos, tidak ada seorang saksi pun yang mengenali kliennya sebagai pelaku penembak Gedung Putih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, pihak Kejaksaan AS menyatakan, Ortega telah memiliki niat dan motif untuk melakukan penembajan tersebut. Ortega diketahui sengaja mengemudikan mobilnya melintasi negara bagian sejauh 3218 kilometer, dari Idaho yang ada di sebelah barat AS menuju ke Washington DC yang ada di sebelah timur AS, hanya untuk melakukan penembakan terhadap Gedung Putih.

Selain itu, jaksa juga mengklaim memiliki seorang saksi yang mengaku telah mengenal Ortega selama 6 tahun. Saksi yang tidak disebutkan namanya tersebut mengatakan, Ortega meyakini Obama sebagai 'iblis'.

Kemudian seorang saksi lainnya juga mengatakan kepada pihak berwenang, bahwa Ortega menyebut Obama sebagai 'anti-Kristus'. Menurut saksi tersebut, Ortega juga pernah menyatakan bahwa dirinya 'harus membunuhnya (Obama)'.

Pada malam usai kejadian penembakan tersebut, diketahui bahwa penembak Gedung Putih melarikan diri dengan mobil mereka Honda berwarna hitam keluaran tahun 1998 dan sempat menabrak jembatan di wilayah Virginia. Hasil penelusuran pun menemukan fakta bahwa Ortega merupakan satu dari dua orang yang tercatat sebagai pemilik mobil merek Honda tersebut.

Selain itu, di dalam mobil bersamaan dengan senapan semi-otomatis seri Cugir SA buatan Rumania, juga ditemukan sebuah jaket berkerudung dengan tulisan huruf 'LA'. Padahal pada pagi hari sebelum kejadian, Kepolisian Distrik Arlington, Virgina sempat mendapatkan laporan dari warga sekitar soal Ortega yang bertingkah mencurigakan. Saat itu, polisi tidak menangkapnya, tapi polisi sempat mengabil gambar Ortega yang mengenakan jaket berkerudung warna hitam dengan tulisan 'LA'. Menurut pemeriksaan, jaket tersebut identik dengan jaket yang ditemukan polisi dalam mobil Honda yang dikemudikan penembak Gedung Putih saat itu.


(nvc/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini