Seperti diberitakan AFP, Senin (28/11/2011), polisi menemukan mayat korban di tengah puing-puing reruntuhan hotel. Selain itu, polisi menemukan bahan-bahan kimia yang diduga sebagai bahan pembuat bom.
"Kami menemukan satu lagi mayat di reruntuhan dan kita akan melakukan apa saja untuk menangkap pelaku di balik serangan ini," ujar Kepala Kepolisian setempat, Edwin de Ocampo.
Akibat ledakan tersebut, bagian atas hotel hancur. Api yang menjalar akibat bom tersebut meluluhlantakkan lantai dasar. Ocampo menjelaskan, ledakan tersebut berasal sebuah bom rakitan. Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Kota Zamboanga sering menjadi target serangan bom yang dilakukan oleh kelompok Islam ekstrem dan kelompok bersenjata lainnya di sekitar wilayah dan pulau terdekat. Misalnya pada akhir Oktober lalu, sebuah bom meledak dan menewaskan dua orang di sebuah restoran di Zamboanga.
(fiq/nvt)











































