Seperti diberitakan Reuters, ketidakpercayaan terhadap Dewan Militer meletus sejak beberapa minggu terakhir dan telah pada aksi itu telah menewaskan sekitar 42 orang demonstran. Pada pemilihan ini, para calon wakil rakyat, bertarung untuk memperebutkan 498 di majelis rendah parlemen yang akan berlangsung selama 12 hari hingga awal Januari 2012.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, organiasi HAM, dan para kandidat telah berupaya keras untuk mendidik para pemilih menjelang pemungutan suara. "Saya tidak memiliki petunjuk tentang kandidat di kabupaten saya dan saya tidak percaya pihak manapun, karena saya belum pernah melihatnya berpolitik," kata salah seorang warga Wael Aly.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya takut bahwa kita akan berakhir dengan sebuah parlemen yang lemah yang tidak akan cukup kuat untuk mengambil tindakan," kata Aly. "Semoga Allah bersama kita." tambahnya.
(fiq/fjp)











































