Seperti yang diberitakan oleh AFP, Minggu (27/11/2011), sebanyak 179 anggota parlemen memberikan suara dukungan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Inggris dan memberikan waktu selama 2 minggu untuk dilaksanakan.
Dalam pemungutan suara itu, 4 wakil rakyat menentang hal tersebut dan 11 lainnya abstain. Para anggota parlemen juga memikirkan kemungkinan untuk memberikan sanksi yang sama seperti yang dilakukan kepada Inggris terhadap negara-negara lain. "RUU ini hanya awal," ujar salah satu anggota parlemen, Ali Larijani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris, bersama Amerika Serikat (AS) dan Kanada memutuskan untuk melakukan embargo perekonomian Iran setelah pengawas atom PBB menyebut Iran sedang megembangkan senjata nuklir. Iran menepis laporan itu dan menegaskan program nuklirnya adalah untuk tujuan damai.
(fiq/gun)











































