Stasiun televisi pemerintah Suriah memberitakan, operasi itu dilancarkan di Kota Rastan, Homs, yang selama beberapa bulan ini menjadi basis para demonstran yang menuntut pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Menurut media Suriah tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/11/2011), dalam operasi itu, pasukan Suriah juga menangkap lusinan orang dan menyita banyak senjata.
"Pasukan keamanan melancarkan operasi di Rastan yang mana mereka menewaskan 16 teroris dan menangkap lusinan pria bersenjata," demikian diberitakan TV Suriah.
Stasiun TV tersebut juga menayangkan rekaman senjata-senjata yang disita. Senjata-senjata tersebut mencakup roket, mortir, senapan mesin dan gas air mata yang disebut sebagai 'buatan Israel."
Selama ini otoritas Suriah menyalahkan "geng-geng teroris bersenjata" atas konflik yang terus berlangsung di negeri itu sejak 8 bulan lalu. Namun menurut organisasi HAM Suriah, mereka yang tewas di tangan pasukan Suriah tersebut adalah para demonstran antipemerintah.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan, lebih dari 3.500 orang telah tewas dalam operasi yang dilancarkan pasukan keamanan Suriah terhadap para demonstran.
(ita/ita)











































