Stasiun televisi pemerintah Suriah memberitakan, operasi itu dilancarkan di Kota Rastan, Homs, yang selama beberapa bulan ini menjadi basis para demonstran yang menuntut pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Menurut media Suriah tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/11/2011), dalam operasi itu, pasukan Suriah juga menangkap lusinan orang dan menyita banyak senjata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stasiun TV tersebut juga menayangkan rekaman senjata-senjata yang disita. Senjata-senjata tersebut mencakup roket, mortir, senapan mesin dan gas air mata yang disebut sebagai 'buatan Israel."
Selama ini otoritas Suriah menyalahkan "geng-geng teroris bersenjata" atas konflik yang terus berlangsung di negeri itu sejak 8 bulan lalu. Namun menurut organisasi HAM Suriah, mereka yang tewas di tangan pasukan Suriah tersebut adalah para demonstran antipemerintah.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan, lebih dari 3.500 orang telah tewas dalam operasi yang dilancarkan pasukan keamanan Suriah terhadap para demonstran.
(ita/ita)











































