Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, menyambut apa yang disebut Liga Arab sebagai "usulan pengiriman misi pemantau untuk melindungi warga sipil di Suriah".
"Seperti permintaan Liga Arab, sekretaris jenderal siap untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan," ujar Juru bicara PBB, Martin Nesirky, kepada wartawan, seperti yang dilansir reuters, Sabtu (26/11/2011).
Nesirky menambahkan kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia di Jenewa telah berkomunikasi dengan sekretariat liga di Kairo tentang masalah ini. Selain itu, jika misi tersebut berjalan, PBB siap mengirimkan bantuan tenaga hak asasi manusia.
Liga Arab, Kamis (24/11/2011), memberikan waktu 24 jam kepada Suriah untuk menandatangani kesepakatan untuk menerima pemantau Arab atau dikenai sanksi ekonomi. Sampai Jumat (25/11/2011), tidak ada respons, namun batas waktu itu diberikan sampai hari Jumat berakhir sebelum memutuskan apa yang akan dilakukan.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah Suriah terus mengerahkan tank-tank dan pasukan militer dalam menghadapi para demonstran yang menuntut pengunduran diri Presiden Assad. Menurut perkiraan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 3.500 orang telah tewas selama pergolakan yang telah berlangsung berbulan-bulan itu.
(anw/anw)











































