Lagi, 26 Mayat Tak Dikenal Ditemukan dalam Mobil di Meksiko

Lagi, 26 Mayat Tak Dikenal Ditemukan dalam Mobil di Meksiko

- detikNews
Jumat, 25 Nov 2011 10:25 WIB
Guadalajara - Lagi-lagi tumpukan mayat tak dikenal ditemukan di dalam mobil di Meksiko. Kali ini sebanyak 26 mayat laki-laki ditemukan di dalam 3 buah mobil di Guadalajara, Meskiko. Diduga, mayat-mayat tersebut menjadi 'pesan' khusus dari kelompok mafia narkoba.

Kejadian ini merupakan yang kedua kalinya, setelah kemarin sekitar 17 mayat hangus ditemukan di 2 mobil di dekat Kota Culiacan, Sinaloa, Meskiko. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/11/2011).

Namun, sebuah pesan khusus ditemukan bersamaan dengan penemuan mayat-mayat tersebut, Kamis (24/11). Pesan tersebut intinya berbunyi, kedamaian yang dinikmati oleh distrik Jalisco dan Sinaloa akan berakhir. Diduga pesan ini berkaitan dengan perjanjian antara pemrintah lokal dengan kartel narkoba Sinaloa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 26 mayat yang ditemukan, semua berjenis kelamin pria dan berusia atara 25 hingga 35 tahun," ujar pejabat tinggi distrik Jalisco, ibukota Guadalajara, Fernando Guzman dalam sebuah konferensi pers.

Sebagian besar mayat tersebut diduga tewas karena kehabisan napas. Mayat tersebut ditemukan dalam keadaan telanjang dan di tubuh mereka tertulis kata 'Milenio' dan 'Zetas' dengan oli. Milenio dan Zetas diketahui merupakan nama geng narkoba di wilayah tersebut.

Zetas yang dibentuk oleh seorang perwira militer pada 1990-an ini seringkali dituding berada di balik aksi pemerasan, penculikan, dan pembunuhan yang terus meningkat di Meksiko. Sedangkan Milenio dilaporkan telah bergabung dengan Zetas baru-baru ini.

"Zetas beroperasi di utara Jalisco dan mereka beraliansi dengan geng Milenio, memperjuangkan plaza Guadalajara (wilayah perdagangan narkoba)," tutur seorang penyidik pada Universitas Guadalajara, Dante Haro.

Jalisco selama ini terkenal oleh bos kartel narkoba Sinaloa, Joaquin 'El Chapo' Guzman, yang diduga berada di balik meingkatnya kekerasan perdagangan narkoba.

(nvc/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini