Seorang anggota parlemen yang berpengaruh di Iran, Parviz Sorouri menagatakan agen tersebut beroperasi dan berkoordinasi dengan Mossad Israel serta agen mata-mata regional.
Amerika dan sekutunya mencurigai Iran yang tengah mengejar program senjata nuklir. Tuduhan-tuduhan tersebut sebelumnya dibantah Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beruntung langkah-langkah gagal karena langkah cepat yang diambil pejabat Kementerian Intelijen," imbuh Sorouri.
Pemimpin Hizbullah, Sheikh Hassan Nasrallah, mengatakan bulan Juni lalu di televisi bahwa ia telah membuka tabir dua mata-mata CIA yang berhasil menyusup ke jajaran organisasi.
Meskipun Kedutaan Besar AS di Beirut awalnya mengatakan tidak ada substansi tuduhan, Associated Press (AP) melaporkan para pejabat Amerika mengakui bahwa Nasrallah kemudian tidak berbohong.
(ahy/irw)











































