AS Siap Luncurkan Misi Terbaru ke Mars

AS Siap Luncurkan Misi Terbaru ke Mars

- detikNews
Kamis, 24 Nov 2011 12:50 WIB
AS Siap Luncurkan Misi Terbaru ke Mars
Washington - Amerika Serikat (AS) akan segera meluncurkan misi terbaru ke Mars. Sebuah mesin robotik yang diklaim paling canggih bernama Curiosity siap diluncurkan untuk mencari tanda-tanda kehidupan di planet merah tersebut.

Demikian seperti diungkapkan oleh Badan Antariksa AS (NASA) dan dikutip oleh kantor berita AFP, Kamis (24/11/2011). Dalam misi ini, NASA telah mempersiapkan sebuah mesin robotik tak berawak bernama Curiosity yang dirangkai khusus oleh Mars Science Laboratory (MSL) dan memakan biaya sebesar US$ 2,5 miliar atau setara dengan Rp 22,8 triliun.

Curiosity dijuluki 'mesin impian' oleh para ilmuwan NASA. Sebab, mesin ini dilengkapi sejumlah peralatan mutakhir, seperti kamera super canggih, lengan robotik yang dilengkapi bor, laboratorium kimia kecil dan laser penembus batu. Mesin berbentuk kendaraan seberat 889 kg ini dijadwalkan untuk diluncurkan pada 26 November mendatang, pukul 10.02 waktu AS. Tempat peluncuran, yakni di Markas Angkatan Udara Cape Canaveral di Florida, AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan ke Mars membutuhkan waktu hampir 9 bulan lamanya dan Curiosity diperkirakan akan mendarat di Mars pada 5 Agustus 2012 mendatang. Titik pendaratan telah ditetapkan di Kawah Gale yang dinilai sebagai lokasi tepat karena merupakan wilayah pegunungan dan dipercaya memiliki dataran rendah yang terdiri atas endapan dan lumpur yang mengandung air, dan bisa jadi ada tanda kehidupan.

"Lokasi ini sangat menjanjikan, terlebih mengandung air di masa lalu sehingga bisa menjadi tempat yang layak ditinggali," ujar Kepala Program Eksplorasi Mars NASA, Michael Meyer.

Salah satu instrumen utama dalam Curiosity yang menjadi andalan adalah kamera canggih yang bisa memancarkan laser sejauh 8 meter dan yang mampu menembus bebatuan Mars. Laser ini bisa menganalisis bagaimana lapisan bebatuan Mars sehingga membantu ilmuwan menyelidiki elemen-eleman apa yang membentuk Mars.

Sedangkan lengan robotik yang dilengkapi bor mampu melubangi tanah dan membuat bebatuan Mars menjadi serbuk, dimana kemudian laboratorium kimia kecil yang ada akan menyaring serbuk tersebut dan para peneliti bisa menganalisis kandungannya.

"Apakah kita mengantisipasi bahwa kita akan belajar banyak tentang keseluruhan Mars? Tentu saja. Apakah kita tahu persis apa yang akan terjadi? Tidak ada petunjuk. Tapi kita akan belajar lebih banyak daripada yang kita ketahui sekarang tentang lingkungan Mars," terang ilmuwan dari MSL, Pam Conrad.

Curiosity akan menempuh perjalanan sejauh 570 juta km dan diharapkan dia bisa bertahan selama 2 tahun atau lebih.


(nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads