Dua mobil tersebut ditemukan di 2 lokasi terpisah sejauh 5 km di wilayah Culiacan. Petugas pemadam kebakaran setempat awalnya mendapat telepon darurat pada Rabu (23/11) dini hari, untuk memadamkan api pada mobil pertama, kemudian sekitar 10 menit kemudian mereka kembali mendapat telepon darurat untuk memadamkan api pada mobil kedua.
"Dalam mobil pertama ditemukan 12 mayat, dan dalam mobil kedua ditemukan 4 mayat," ujar juru bicara kantor jaksa wilayah Sinaloa, Martin Gasteum seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (24/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil investigasi awal melaporkan, mayat-mayat tersebut ditembak hingga mati terlebih dahulu. Baru kemudian jasadnya dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa ke lokasi kemudian dibakar.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan di lokasi kejadian dimana mayat tersebut ditinggalkan," terang Gasteum.
Gubernur Sinaloa, Mario Lopez Valdez menduga, kekerasan terhadap mayat-mayat tersebut dilakukan oleh kelompok-kelompok penjahat narkoba.
Distrik Sinaloa yang terletak di pesisir pantai Samudera Pasifik ini dikenal sebagai rumah kartel narkoba paling ternama di Meksiko. Joaquin 'El Chapo' Guzman yang merupakan pemimpin Kartel Sinaloa dikenal sebagai sosok yang kuat. Sinaloa juga dikenal sebagai salah satu rute tersibuk bagi perdagangan narkoba ilegal dengan tujuan Amerika Serikat (AS).
(nvc/fay)











































