Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Marsekal Hussein Tantawi berjanji akan menggelar pemilihan presiden pada akhir Juni 2012. Tantawi yang tadinya menjabat menteri semasa pemerintahan Presiden Hosni Mubarak mengambil alih kekuasaan setelah Mubarak terguling pada Februari lalu.
Tantawi juga mengatakan dirinya siap menyerahkan kekuasaan secepatnya via referendum jika rakyat menginginkannya. Namun hari ini ribuan warga Mesir yang menyemut di Lapangan Tahrir kembali mendemo Tantawi. Massa tidak mempercayai pernyataan Tantawi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tantawi adalah Mubarak, sama persis. Dia itu Mubarak berseragam militer," kata demonstran lainnya, Ahmed Mamduh (35) seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (23/11/2011).
Tak lama setelah tergulingnya Mubarak pada Februari lalu, para demonstran memprotes dewan militer yang menurut mereka merupakan kepanjangan tangan rezim Mubarak. Aksi protes besar-besaran yang terjadi beberapa hari lalu telah mendorong pengunduran diri kabinet Mesir. Setidaknya 30 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka dalam bentrokan antara aparat Mesir dan para demonstran selama beberapa hari terakhir.
(ita/ita)











































