Menurut Nadia, putra mantan pemimpin Libya itu pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga, doyan perempuan dan pecandu narkoba.
Dikatakan Nadia, dirinya bertemu Saif saat masih bekerja sebagai penari bugil di sebuah kelab malam poupler di Moskow, Rusia. Wanita berambut coklat itu menuturkan, dirinya selama ini bersembunyi karena khawatir akan keselamatan jiwanya.
Diungkapkan Nadia, saat dirinya bersiap menikah dengan Saif, dia harus terbang ke Paris, Prancis untuk melakukan operasi selaput dara.
"Saya mencoba memiliki keluarga yang normal, namun Saif ingin hidup seperti pria lajang dengan kekasih-kekasih dan pesta seks," kata Nadia dalam wawancara di Respubika, surat kabar Ukraina seperti dilansir Daily Mail, Selasa (22/11/2011).
"Rumah kami lebih seperti rumah bordil, banyak teman-temannya dan banyak wanita," tutur Nadia.
"Kami menikah sesuai tradisi agama, saya memeluk agama Islam untuk itu, namun tak ada yang memperlakukan saya sebagai nyonya rumah. Tak ada rasa hormat sama sekali. Suami saya mencoba membuat saya sebagai perempuan Timur yang tunduk, dan saya tak tahan dengan itu," cetus Nadia.
"Dan yang lebih penting, Saif mengkonsumsi narkotika dan dia tak bisa mengendalikan dirinya ketika dia di bawah pengaruh narkotika," tutur Nadia.
"Dia punya penyimpangan tertentu dalam seks, misalnya, dia suka melakukan perbuatan seks di depan publik. Saya tahu kami tak bisa hidup bersama," kata Nadia.
Menurut wanita berumur 29 tahun itu, pernikahan mereka berakhir setelah pertengkaran sengit di sebuah restoran yang berakhir dengan Saif memukuli dirinya dan bahkan melemparkannya ke luar jendela. Namun ajaib Nadia selamat meski dia sempat koma selama 47 hari.
Setelah kejadian itu, Nadia meninggalkan Libya dan kembali ke Moskow. "Terakhir kali dia datang tahun 2008 dan dia mengusulkan untuk hidup bersama lagi, tapi saya dingin padanya saat itu," tutur Nadia.
Nadia kini bersembunyi di Ukraina karena khawatir akan keselamatan dirinya. "Saya tidak mengetahui rahasia apa pun, namun saya tetap takut," cetusnya.
Menurut Nadia, pernikahannya dengan Saif hanya berumur dua tahun. Meski tak ada bukti atas klaim tersebut, namun pengakuan wanita bermata biru itu tampaknya ditanggapi serius di Rusia dan Ukraina.
(ita/vit)











































