Seperti diberitakan AFP, Selasa (22/11/2011), pihak Barat yang diwakili Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Kanada menjatuhkan sanksi finansial, bahan kimia dan sektor energi kepada Iran. "Ini propaganda dan perang psikologis," ujar Menteri Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast.
Ramin meyebut tindakan Barat tersebut sangat tercela dan tidak efektif. Sementara itu, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sejak dua minggu lalu mengumumkan Iran semakin dekat dengan pembuatan senjata nuklir. Namun Iran menolak tudingan tersebut.
Barat menjatuhkan sanksi finansial dengan membatasi hubungan Barat dengan Bank Sentral Iran yang disebut sebagai kunci untuk menyalurkan hasil penjualan energi Iran. Tidak hanya itu, Barat juga memberikan sanksi pada sektor-sektor vital energi Iran.
Penjualan energi Iran mencapai sekitar 70 persen dari anggaran pemerintah. Penjualan energi merupakan bagian penting perekonomian
(fiq/nvt)











































