Seperti diberitakan AFP, Selasa (22/11/2011), kapal berbobot 15.000 ton itu berangkat dari Penang, Malaysia, pada Senin (21/11) kemarin menuju China. Saat kejadian tersebut, enam orang Korsel dan delapan orang Myanmar diselamatkan oleh kapal terdekat saat kapal mulai tenggelam.
Menurut Kementerian Luar Negeri Korsel, tiga orang warga Korea dan empat warga Myanmar lainnya masih dinyatakan hilang.
"Kami bekerja sama dengan Hongkong dan Vietnam untuk mencari kru yang masih hilang," ujar petugas Kementerian Luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2008, kapal ini pernah dibajak oleh perompak Somalia di Teluk Aden. Kapal dan delapan awaknya yang berasal dari Korsel dibebaskan setelah 37 hari disandera.
(fiq/vit)










































