"Pemerintah Perdana Menteri Essam Sharaf telah menyerahkan pengunduran diri kepada Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata," kata juru bicara kabinet Mohammed Hegazy dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Mena yang dilansir oleh BBC, Selasa (22/11/2011).
Abu Ghazi protes atas penindasan yang dilakukan oleh pasukan keamanan dan polisi militer yang berlangsung sejak Sabtu lalu. Abu Ghazi menyerahkan pengunduran dirinya kepada keputusan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata - yang mengambil alih kekuasaan ketika Hosni Mubarak digulingkan.
"Sebagai protes atas cara pemerintah menangani peristiwa terakhir di Tahrir Square," jelasnya.
Bentrokan berdarah mulai terjadi pada Sabtu, 19 November lalu ketika aparat polisi mencoba membubarkan ribuan demonstran yang terus menyemut di Lapangan Tahrir. Saat itu para demonstran melemparkan bom-bom molotov, batu dan membakar sebuah mobil polisi. Dalam aksinya, para demonstran menuntut penguasa militer untuk menyerahkan kekuasaan ke otoritas sipil.
(mpr/mad)











































